dr. Samuel Pola Karta Sembiring Dokter umum lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Menyelesaikan studi pendidikan dokter pada tahun 2015. Tertarik dengan ilmu kedokteran dan bidang IT. Pernah mengabdi di RSUD Arga Makmur Bengkulu Utara dan bekerja di RSU Martha Friska Medan. Saat ini penulis bertugas tetap di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung sebagai dokter umum.

Ukur Suhu Tubuh di Tangan?

1 min read

Pernahkah kamu datang ke suatu tempat publik, lalu petugas meminta kamu mengulurkan tangan untuk diukur suhu?

Benar, biasanya pengukuran suhu di dahi, tapi ada beberapa petugas area publik yang mengukur suhu dari tangan. Alasannya tidak jelas. Apakah ini ada kaitannya dengan hoax “thermogun dapat merusak otak” yang lalu?

Sebagai informasi, pengukuran suhu tubuh lewat tangan kurang akurat dibanding pengukuran pada dahi. Pengukuran suhu tubuh pada pergelangan tangan (bukan punggung tangan) beberapa kali telah dibahas dalam jurnal. Tetapi hasil pengukuran tersebut sering tidak distabil dan lebih sering dipengaruhi suhu lingkungan. Namun, pada kondisi atau syarat tertentu, pengukuran suhu pada pergelangan tangan dapat mendekati akurat.

Suhu tubuh yang akurat atau mendekati akurat hanya bisa diperoleh dengan mengukur suhu pada beberapa lokasi tubuh saja. Anda tahu lokasi mana saja kah itu? Apakah pengukuran lewat tangan termasuk salah satunya?

Dalam mulut

Termometer dimasukkan ke bawah lidah lalu mulut ditutup. Pengukuran selesai ketika thermometer berbunyi. Cara ini sudah tidak umum lagi dikerjakan saat ini. Apakah anda pernah melihat pengukuran cara ini?

Lewat Rektal

Pengukuran ini biasanya kurang lazim. Karena pengukuran ini menyebabkan rasa kurang nyaman. Biasanya pengukuran lewat rektum dilakukan pada anak bayi baru lahir. Hal ini dilakukan sekaligus untuk memeriksa apakah ada kelainan pada dubur bayi baru lahir. Sebagai informasi, suhu rektal adalah suhu yang paling akurat.

Ketiak

Ini merupakan salah satu pengukuran yang cukup sering dilakukan. Hampir setiap orang pasti sudah pernah diukur suhunya lewat ketiak. Selain mudah, alat termometernya juga murah. Pengukuran suhu ini cukup ideal untuk dilakukan di rumah. Sehingga dianjurkan untuk memiliki alat termometer ketiak di rumah.

Dahi

Pada masa pandemi ini, pengukuran suhu lewat dahi merupakan yang paling sering dilakukan. Karena pengukuran ini tidak membutuhkan kontak fisik, sehingga dianggap paling aman untuk mencegah penularan virus SARS CoV-2. Pengukuran suhu ini menggunakan thermometer infrared yang supercepat. Dalam beberapa detik, hasil sudah bisa diperoleh. Namun, harga thermometer ini lebih mahal dari thermometer lain.

Telinga

Pengukuran lewat telinga sebenarnya cukup jarang dilakukan. Namun cukup akurat. Thermometer yang digunakan untuk mengukur suhu lewat telinga adalah thermometer infrared.

dr. Samuel Pola Karta Sembiring Dokter umum lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Menyelesaikan studi pendidikan dokter pada tahun 2015. Tertarik dengan ilmu kedokteran dan bidang IT. Pernah mengabdi di RSUD Arga Makmur Bengkulu Utara dan bekerja di RSU Martha Friska Medan. Saat ini penulis bertugas tetap di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung sebagai dokter umum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.