dr. Samuel Pola Karta Sembiring Dokter umum lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Menyelesaikan studi pendidikan dokter pada tahun 2015. Tertarik dengan ilmu kedokteran dan bidang IT. Pernah mengabdi di RSUD Arga Makmur Bengkulu Utara dan bekerja di RSU Martha Friska Medan. Saat ini penulis sedang menjalani residensi Ilmu Bedah di Universitas Padjadjaran.

Yang Perlu Kamu Tahu Tentang Kanker Payudara di Indonesia

1 min read

wanita indonesia

Kanker payudara merupakan salah satu kanker yang paling sering didiagnosis pada wanita di Indonesia, dengan perkiraan sekitar 68.858 kasus baru pada tahun 2020 (Globocan, 2020). Ini menjadikannya sebagai penyebab kematian terbanyak akibat kanker pada wanita Indonesia, dengan lebih dari 22.000 kematian pada tahun yang sama.

Berikut adalah beberapa poin penting mengenai kanker payudara di Indonesia:

Epidemiologi

  • Prevalensi kanker payudara di Indonesia lebih tinggi dibandingkan negara-negara Asia Tenggara lainnya, dengan rata-rata 57,8 per 100.000 wanita (Asian Cancer Research Journal, 2018).
  • Usia rata-rata saat diagnosis kanker payudara di Indonesia adalah 40 tahun, dengan proporsi yang signifikan terjadi pada wanita di bawah usia 50 tahun (Onkologi Indonesia, 2019).
  • Faktor risiko utama kanker payudara di Indonesia meliputi: riwayat keluarga dengan kanker payudara, mutasi gen BRCA1/BRCA2, obesitas, kurangnya aktivitas fisik, dan konsumsi alkohol (Jurnal Kedokteran Indonesia, 2021).

Tipe dan Stadium

  • Tipe histopatologi kanker payudara yang paling umum di Indonesia adalah karsinoma duktal infiltratif (IDC), diikuti oleh karsinoma lobular infiltratif (ILC) (Onkologi Indonesia, 2019). Untuk mengetahui tipe ini harus dengan pemeriksaan biopsi. Saat ini pemeriksaan core biopsy yang menjadi gold standard atau standar baku mendiagnosis kanker payudara.
  • Mayoritas kasus kanker payudara di Indonesia didiagnosis pada stadium lanjut (stadium III dan IV), yang berkontribusi terhadap tingginya angka kematian (Asian Pacific Journal of Cancer Prevention, 2013). Semakin tinggi stadium, maka semakin jelek prognosis penyakitnya. Apabila pasien-pasien ini terdeteksi sejak awal dan ditangani sejak dini, maka prognosis jauh lebih baik.

Cara Penanganan

  • Pengobatan kanker payudara di Indonesia umumnya mengikuti pedoman internasional, dengan kombinasi pembedahan, kemoterapi, radiasi, dan terapi hormonal (Onkologi Indonesia, 2020).
  • Akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas masih menjadi tantangan di beberapa daerah di Indonesia, sehingga berakibat pada keterlambatan diagnosis dan pengobatan, serta disparitas dalam hasil pengobatan (Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 2018).

Pencegahan

  • Deteksi dini melalui skrining mammografi, terutama bagi wanita berusia 40 tahun ke atas, merupakan strategi penting untuk meningkatkan angka kesembuhan kanker payudara di Indonesia (Pedoman Skrining Kanker Payudara, Perhimpunan Onkologi Indonesia, 2019).
  • Promosi gaya hidup sehat, seperti pola makan seimbang, aktivitas fisik yang cukup, dan menghindari konsumsi alkohol, dapat membantu mengurangi risiko kanker payudara (Jurnal Gizi Indonesia, 2020).

Kesimpulan

Kanker payudara merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kanker payudara, meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas, dan mempromosikan strategi pencegahan yang efektif sangat penting untuk mengurangi angka kejadian dan kematian akibat kanker payudara di Indonesia.

dr. Samuel Pola Karta Sembiring Dokter umum lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Menyelesaikan studi pendidikan dokter pada tahun 2015. Tertarik dengan ilmu kedokteran dan bidang IT. Pernah mengabdi di RSUD Arga Makmur Bengkulu Utara dan bekerja di RSU Martha Friska Medan. Saat ini penulis sedang menjalani residensi Ilmu Bedah di Universitas Padjadjaran.

Bio Saya

BIO SAYA Pendidikan PPDS Ilmu Bedah Unpad 2022 Profesi Dokter RSUP HAM 2013 FK USU 2009 Pengalaman RSUP dr. Hasan Sadikin 2018 Tim Medis...
dr. Samuel Pola Karta Sembiring
36 sec read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *