dr. Samuel Pola Karta Sembiring Dokter umum lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Menyelesaikan studi pendidikan dokter pada tahun 2015. Tertarik dengan ilmu kedokteran dan bidang IT. Pernah mengabdi di RSUD Arga Makmur Bengkulu Utara dan bekerja di RSU Martha Friska Medan. Saat ini penulis bertugas tetap di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung sebagai dokter umum.

Rekomendasi Makanan Untuk Penderita Maag

1 min read

Keluhan maag memang menyebabkan rasa yang tidak nyaman pada perut bagi penderitanya. Setiap orang yang mengalaminya memiliki gejala yang bervariasi dengan derajat yang berbeda pula.

Ada yang mengeluhkan mual, ada yang mengalami muntah dan ada pula yang merasakan nyeri pada perut. Keluhan-keluhan ini mulai dari yang ringan hingga berat.

Keluhan-keluhan ini dirasakan datang dan pergi sesuka hati. Tapi percayalah bahwa sebenarnya keluhan maag tidak datang tiba-tiba. Tetap ada pemicunya. Dan biasanya dipicu oleh makanan tertentu.

Maka untuk mengontrol maag kamu, kita harus dapat mengontrol “apa yang dimakan pula”. Jika kamu memiliki maag, maka kamu tidak boleh pula makan sesuka kamu. Jika tidak maka keluhan maag juga akan datang sesukanya.

Telah banyak konten yang mengulas tentang “larangan atau pantangan makanan bagi penderita maag”. Saya juga sudah pernah menuliskan tentang topik itu juga. Nanti kamu boleh membacanya. Nah, untuk kali ini saya akan share tentang makanan apa saja yang direkomendasikan untuk dimakan oleh penderita maag.

  1. Makanan tinggi serat
    Makanan tinggi serat mengurangi konsentrasi asam empedu di lambung dan masa transit makanan di usus, sehingga tidak menyebabkan perut kembung dan mengurangi rasa tidak nyaman pada saluran cerna.

    Misalnya: beras merah, oat, buah-buahan (seperti alpukat, pisang, apel, pir, buah-buahan golongan berry), sayur-sayuran tinggi seperti (brokoli, wortel, bayam) dan kacang-kacangan (seperti kacang merah dan almond).

    Chia seed juga boleh ditambahkan ke dalam makanan, karena mengandung serat yang tinggi juga.
  2. Makanan rendah lemak
    Makanan tinggi lemak dapat menyebabkan produksi asam lambung yang banyak serta membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Maka dari itu penderita maag sebaiknya memiliki kandungan lemak yang lebih rendah.

    Misalnya sayur-sayuran, ubi jalar, jamur, dada ayam dan putih telur.
  3. Makanan rendah asam
    Ini penting. Sebab makanan yang memiliki keasaman yang tinggi justru menambah rasa tidak nyaman pada lambung. Untuk itu kamu perlu memilih makanan yang memiliki keasaman yang rendah.

    Bagi teman-teman yang memiliki kesukaan pada makanan yang asam mungkin perlu menahan diri.

Pada prinsipnyam untuk mencegah kekambuhan maag, kamu hanya perlu mengatur makanan sesuai yang direkomendasikan di atas serta menghindari makanan yang memicu maag.

Jika maag masih kembali, atur kembali jam makan kamu. Upayakan teratur. Tetapkan jam makan sarapan, makan siang dan makan malam kamu. Bila perlu gunakan alarm sebagai pengingat jam makan. Dan hindari pula minuman-minuman yang berkarbonasi serta kopi.

Apabila masih kambuh juga, segera berobat ke dokter.

dr. Samuel Pola Karta Sembiring Dokter umum lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Menyelesaikan studi pendidikan dokter pada tahun 2015. Tertarik dengan ilmu kedokteran dan bidang IT. Pernah mengabdi di RSUD Arga Makmur Bengkulu Utara dan bekerja di RSU Martha Friska Medan. Saat ini penulis bertugas tetap di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung sebagai dokter umum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Spam Protection by WP-SpamFree

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.