dr. Samuel Pola Karta Sembiring Dokter umum lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Menyelesaikan studi pendidikan dokter pada tahun 2015. Tertarik dengan ilmu kedokteran dan bidang IT. Pernah mengabdi di RSUD Arga Makmur Bengkulu Utara dan bekerja di RSU Martha Friska Medan. Saat ini penulis bertugas tetap di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung sebagai dokter umum.

Bagaimana Mengenali Demam Berdarah Dengue?

1 min read

Naskah Konten

  • Bagaimana Mengenali Demam Berdarah Dengue?
  • MUSIM DBD
    Demam berdarah selalu muncul setiap kali musim peralihan atau pancaroba. Terutama saat akan memasuki musim hujan.
    Namun tidak menutup kemungkinan kasus DBD dapat muncul di pertengahan musim kemarau atau hujan.
  • VEKTOR
    Virus Dengue dibawa oleh nyamuk Aedes Aegypti. Tidak hanya virus Dengue, nyamuk ini juga dapat membawa virus demam kuning, chikungunya dan virus Zika.
    Memberantas sarang nyamuk ini terbukti efektif mencegah penyakit demam berdarah.
  • GEJALA
    Gejala yang timbul akibat demam berdarah dengue antara lain:
    – Demam tinggi selama 2-7 hari
    – Nyeri kepala
    – Nyeri pada mata atau mata terasa panas
    – Nyeri badan
    – Mual dan muntah
    – Ruam merah di kulit
    – Terkadang dapat disertai perdarahan
    – Nyeri perut
    Pasien yang mengalami nyeri perut perlu diwaspadai. Karena ini merupakan salah satu alarm symptom. Mengapa? Karena dikhawatirkan adanya perdarahan saluran cerna
  • DIAGNOSTIK
    Setidaknya, pasien yang dicurigai DBD harus diperiksa darah lengkap.
    Biasanya akan dijumpai trombosit yang rendah (atau disebut trombositopenia) dan hematokrit yang meningkat.
    Salah satu pemeriksaan yang paling baik untuk DBD saat ini adalah pemeriksaan NS-1. Karena dapat mendiagnosis DBD pada hari pertama demam. Namun pemeriksaan ini menjadi kurang akurat bila dipakai saat demam sudah lebih dari tiga hari.
  • Tapi jangan salah, beberapa kasus demam tifoid juga bisa mengakibatkan trombositopenia. Untuk itu tanda “trombositopenia” saja tidak dapat dijadikan dasar untuk menegakkan demam berdarah dengue.
  • Mengapa banyak pasien DBD yang meninggal?
    Kebanyakan pasien DBD meninggal karena kondisi syok atau kekurangan cairan berat. Pasien-pasien ini biasanya terlambat ditangani.
    Penanganan utama kasus DBD adalah CAIRAN
  • Terima kasih.
    Jika ada pertanyaan, silakan DM dan tinggalkan komentar di kolom komentar.
dr. Samuel Pola Karta Sembiring Dokter umum lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Menyelesaikan studi pendidikan dokter pada tahun 2015. Tertarik dengan ilmu kedokteran dan bidang IT. Pernah mengabdi di RSUD Arga Makmur Bengkulu Utara dan bekerja di RSU Martha Friska Medan. Saat ini penulis bertugas tetap di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung sebagai dokter umum.

Buang Air Kecil Berwarna Merah

View this post on Instagram Warna air seni yang kemerahan tidak boleh dianggap sepele. Penyebabnya bisa jadi ringan atau bahkan berat. Untuk pengobatannya tentu...
dr. Samuel Pola Karta Sembiring
1 min read

Yuk, Kenali 4 Tipe Nyeri Kepala.

View this post on Instagram Hampir semua orang pasti pernah mengalami nyeri kepala. Mulai dari nyeri yang ringan hingga yang berat. Namun kita sering...
dr. Samuel Pola Karta Sembiring
1 min read

Asma Saat Masa Hamil. Kok Bisa?

View this post on Instagram Asma tidak hanya terjadi pada anak dan remaja saja. Pada ibu yang hamil juga bisa! Mengapa bisa demikian? Ini...
dr. Samuel Pola Karta Sembiring
42 sec read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Spam Protection by WP-SpamFree

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.