Secara global, mulai tahun 2009 hingga 2016, jumlah pasien terdiagnosis TB MDR meningkat 20% setiap tahunnya. Sementara untuk penelitian serupa di Indonesia belum ada. Saat ini jumlah penderita TB MDR kurang lebih sekitar 23.000 orang. Berdasarkan data yang kami punya, jumlah penderita TB MDR yang baru memulai pengobatan mulai bertambah, yaitu kurang lebih 10 pasien baru setiap minggunya di klinik MDR RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Angka ini baru terhitung di satu faskes. Dan masih banyak faskes yang melayani pengobatan TB MDR di seluruh Indonesia. Untuk faskes yang lebih kecil, mungkin angkanya lebih kecil pula. Anggap rata-rata setiap faskes yang melayani TB MDR menangani 10 pasien baru tiap minggunya, maka tinggal dikalikan jumlah faskes TB MDR di Indonesia. Angka ini belum termasuk penderita TB MDR yang tidak berobat. Malah lebih banyak. Untuk mempermudah pemahaman istilah, faskes yang melayani pengobatan TB MDR ini untuk berikutnya saya singkat menjadi faskes TB MDR.
Para penderita TB MDR yang tidak berobat ini bisa dikarenakan kurangnya pengetahuan atau kesadaran tentang kesehatan terutama TB. Selain itu bisa juga dikarenakan sulitnya akses ke faskes TB MDR. Pemerintah juga sebenarnya sangat punya peran, terutama dalam hal resistensi dan penyediaan faskes TB MDR serta SDM yang kompeten.
APA ITU TB MDR?
TB MDR adalah penyakit TB yang telah resisten atau kebal terhadap obat anti TB atau OAT, yaitu rifampicin dan isoniazid. OAT merupakan antibiotik yang sengaja di khususkan sebagai terapi …
