dr. Samuel Pola Karta Sembiring Dokter umum lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Menyelesaikan studi pendidikan dokter pada tahun 2015. Tertarik dengan ilmu kedokteran dan bidang IT. Pernah mengabdi di RSUD Arga Makmur Bengkulu Utara dan bekerja di RSU Martha Friska Medan. Saat ini penulis sedang menjalani residensi Ilmu Bedah di Universitas Padjadjaran.

Konsultasi#38: Mengapa Bisa Masuk Angin? Benarkah Angin Masuk ke Dalam Tubuh?

54 sec read

Hai pak dokter… 🙂
Saya mau tanya…
Sesuai judulnya,
Sebetulnya, apa sih yang dimaksud dgn. masuk angin itu?
Saya tanya guru saya, katanya itu simptom….
Benarhah itu?
Trimks…
Kevin… (Your independent)

Jawab:
Baik. Sebenarnya tidak ada istilah “masuk angin” di dunia medis atau kedokteran. Itu hanya istilah bagi orang awam yang menganggap ada angin yang masuk ke dalam tubuh.

Lalu, apa saja yang dirasakan oleh mereka yang masuk angin?
Sederhana saja, yang biasa kita rasakan seperti:
-perut kembung
-perut terasa tidak enak
-buang gas terus menerus
-bersendawa
-batuk pilek
-seolah-olah ada rasa mual
-kadang-kadang terasa kedinginan
-dan lain-lain

Banyak yang menganggap dengan memakai jaket tebal, seseorang bisa terhindar dari masuknya angin. Lalu benarkah angin itu masuk ke dalam tubuh?

Ternyata masuknya angin ke dalam tubuh tidak sepenuhnya merupakan penyebab keluhan “masuk-angin”. Walaupun masuknya angin termasuk salah satu penyebabnya. Sebenarnya semua keluhan yang kita rasakan yang telah saya jelaskan diatas bisa dikarenakan cuaca atau kondisi udara yang dingin. Cuaca dingin menyebabkan vasokonstriksi (penyempitan pembuluh darah) sehingga kalor dalam tubuh tidak bisa dikeluarkan.
Penyempitan pembuluh darah ini mengakibatkan peredaran darah di tubuh kita kurang lancar. Ini menyebabkan hasil metabolisme dan asam laktat terakumulasi pada otot-otot kita, akibatnya terjadi rasa pegal-pegal di seluruh tubuh kita.

Cuaca dingin juga menyebabkan relaksasi gerakan saluran cerna kita, sehingga gas yang ada di saluran cerna kita tertampung. Ini yang menyebabkan perut terasa kembung dan penuh.

Nah, yang dikatakan guru anda sebenarnya tidak lah salah. Karena memang “masuk-angin” bukanlah penyakit utama.

Sekian dulu,
terima kasih
Samuel Pola Karta Sembiring
klik disini untuk ajukan konsultasi.

dr. Samuel Pola Karta Sembiring Dokter umum lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Menyelesaikan studi pendidikan dokter pada tahun 2015. Tertarik dengan ilmu kedokteran dan bidang IT. Pernah mengabdi di RSUD Arga Makmur Bengkulu Utara dan bekerja di RSU Martha Friska Medan. Saat ini penulis sedang menjalani residensi Ilmu Bedah di Universitas Padjadjaran.

Mengapa Patah Tulang Panggul Bisa Mengancam Nyawa?

Ketika mendengar istilah patah tulang, kebanyakan orang mungkin langsung membayangkan lengan atau kaki yang dibalut gips. Namun, ada satu jenis patah tulang yang jauh...
dr. Samuel Pola Karta Sembiring
1 min read

Mana Pengobatan yang Lebih Baik Untuk Patah Tulang Panggul?…

Patah tulang panggul (pelvic fracture) merupakan salah satu cedera yang sering dianggap berbahaya dalam dunia medis. Cedera ini terjadi ketika tulang panggul—yang terdiri dari...
dr. Samuel Pola Karta Sembiring
2 min read

Patah Tulang Panggul: Mengapa Berbahaya dan Bagaimana Penanganannya

Patah tulang panggul (pelvis) adalah salah satu cedera yang paling serius dalam dunia medis. Cedera ini bisa terjadi akibat kecelakaan lalu lintas, jatuh dari...
dr. Samuel Pola Karta Sembiring
1 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *