dr. Samuel Pola Karta Sembiring Dokter umum lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Menyelesaikan studi pendidikan dokter pada tahun 2015. Tertarik dengan ilmu kedokteran dan bidang IT. Pernah mengabdi di RSUD Arga Makmur Bengkulu Utara dan bekerja di RSU Martha Friska Medan. Saat ini penulis sedang menjalani residensi Ilmu Bedah di Universitas Padjadjaran.

Konsultasi#22: Tidur Ditindih Setan (Sleep Paralysis). Benarkah?

1 min read

Anyway, mas morphic. Boleh tanya gak, kenapa kadang-kadang (jarang sekali sih) aku terbangun pada malam hari. Aku bisa ngelihat semua keadaan seperti biasa, tapi aku gak bisa bergerak. Bahkan mataku enggak bisa bergerak.

Kadang-kadang kupaksain gerak. Kupaksa tanganku untuk gerak, biarpun susah akhirnya berhasil.

Kadang2 gak enak, soalnya aku sering tidur tengkurap. Pernah beberapa kali aku bangun dan seperti itu, padahal aku susah napas karena lagi tengkurep…

Pernah juga aku kayak gitu pada saat aku gak bisa nafas karena hidungku penuh ingus, sedangkan mulut gak bisa kubuka buat bernafas.
Ada penjelasan?

(No name)

Jawab:
Dalam medis, masalah kamu itu disebut sleep paralysis. Keadaan ini menyebabkan kamu sulit menggerakkan tubuhmu. Gejala lain yang mungkin kamu rasakan biasanya dada sesak, sesak nafas dan seperti dicekik.

Definisi sleep paralysis sendiri (menurut Stanford) adalah periode saat terjadi ketidakmampuan melakukan gerakan secara sadar baik saat tidur maupun saat terbangun. Sederhananya kamu tidak dapat bergerak selama beberapa saat ketika terbangun dari tidur.

Hal ini adalah hal yang normal. Siapa saja bisa mengalaminya.

Penyebabnya masih belum dapat dijelaskan secara pasti. Akan tetapi ada beberapa faktor yang diduga dapat menyebabkan sleep paralysis, antara lain:
-kurang tidur
-Tidur menghadap ke atas
-pola tidur yang tak tentu
-stres
-perubahan gaya hidup
-lucid dreams.

Dalam medis juga dikenal istilah REM (Rapid Eye Movement). Dimana fase REM merupakan fase seseorang mengalami tidur yang paling dalam. Selama fase ini, tubuh tidak saling berhubungan dengan otak sehingga terjadi paralisis pada tubuh. Nah, sleep paralisis baru akan terjadi bila pikiran kita keluar dari fase REM sementara tubuh masih belum berhubungan dengan otak.

Kesimpulannya, ada gangguan pada fungsi fase REM.

Terima kasih,
Semoga bermanfaat.

Samuel Pola Karta Sembiring
Klik disini untuk ajukan konsultasi lain.

Bacaan lebih lanjut:
http://nasional.kompas.com/read/2008/09/21/1407118/misteri.di.balik.tindihan

Kata kunci yang merujuk pada halaman ini:
sleep paralysis pengertian

dr. Samuel Pola Karta Sembiring Dokter umum lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Menyelesaikan studi pendidikan dokter pada tahun 2015. Tertarik dengan ilmu kedokteran dan bidang IT. Pernah mengabdi di RSUD Arga Makmur Bengkulu Utara dan bekerja di RSU Martha Friska Medan. Saat ini penulis sedang menjalani residensi Ilmu Bedah di Universitas Padjadjaran.

Mengapa Patah Tulang Panggul Bisa Mengancam Nyawa?

Ketika mendengar istilah patah tulang, kebanyakan orang mungkin langsung membayangkan lengan atau kaki yang dibalut gips. Namun, ada satu jenis patah tulang yang jauh...
dr. Samuel Pola Karta Sembiring
1 min read

Mana Pengobatan yang Lebih Baik Untuk Patah Tulang Panggul?…

Patah tulang panggul (pelvic fracture) merupakan salah satu cedera yang sering dianggap berbahaya dalam dunia medis. Cedera ini terjadi ketika tulang panggul—yang terdiri dari...
dr. Samuel Pola Karta Sembiring
2 min read

Patah Tulang Panggul: Mengapa Berbahaya dan Bagaimana Penanganannya

Patah tulang panggul (pelvis) adalah salah satu cedera yang paling serius dalam dunia medis. Cedera ini bisa terjadi akibat kecelakaan lalu lintas, jatuh dari...
dr. Samuel Pola Karta Sembiring
1 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *