dr. Samuel Pola Karta Sembiring Dokter umum lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Menyelesaikan studi pendidikan dokter pada tahun 2015. Tertarik dengan ilmu kedokteran dan bidang IT. Pernah mengabdi di RSUD Arga Makmur Bengkulu Utara dan bekerja di RSU Martha Friska Medan. Saat ini penulis sedang menjalani residensi Ilmu Bedah di Universitas Padjadjaran.

Konsultasi#318: Apakah Saya Masih Dapat Bertambah Tinggi?

50 sec read

sebelumnya salam kenal,,
saya ingin konsultasi tenntang tinggi badan sya, umur saya sdah menginjak 17 thn, brat 46kg. nmun tinggi badan saya cman 155cm, apkah itu ideal? dari kecil saya sdah dipupuk mkanan 4 sht 5 smpurna, tpi saat mengijak masa SD sya terkadang memaksakan diri menggangkat benda berat dan terkdang begadang, tapi sekrang tidak, pertanyaannya; apakah pola hidup dulu berpengaruh pda msa pertumbuhan skarang? dan apa solusinya?
skian trimakasih sya tunggu jawabannya,,


(TS, Laki-laki, 17 tahun, 48 kg, 155 cm)

Jawab:

Selamat sore TS.
Untuk orang dewasa seumuran kamu memang tinggi badan kamu tergolong masih kurang ideal. Gaya hidup dan gizi semasa kecil memang mempengaruhi sekali.

Tinggi badan memang merupakan salah satu yang penting. Terutama untuk saat ini. Tinggi badan, secara psikologis, dapat menambah rasa percaya diri. Dan ini cukup berperan dalam kehidupan sosial sekarang ini.

Saat ini kamu berumur 17 tahun, dan untuk umur tersebut pertambahan tinggi badan masih memungkinkan. Jadi cobalah terus berusaha. Sebab penutupan lempeng epifisis pada pria biasanya terjadi saat berumur 18 hingga 25 tahun. Rata-rata pada umur 21 tahun. Apabila lempeng ini sudah menutup maka pertambahan tinggi badan tidak akan terjadi lagi. Apapun usaha yang kamu perbuat, tinggi badan tidak lagi bertambah.

Cobalah untuk rajin berolahraga. Pilihlah olahraga renang dan jogging. Gizi yang baik serta istirahat yang cukup juga punya peran yang banyak dalam menambah tinggi badan. Dan jangan lupa untuk selalu minum susu kaya kalsium.

Terima kasih
Semoga bermanfaat.

Samuel Pola Karta Sembiring
twitter: @morphostlab
klik disini untuk ajukan konsultasi.

dr. Samuel Pola Karta Sembiring Dokter umum lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Menyelesaikan studi pendidikan dokter pada tahun 2015. Tertarik dengan ilmu kedokteran dan bidang IT. Pernah mengabdi di RSUD Arga Makmur Bengkulu Utara dan bekerja di RSU Martha Friska Medan. Saat ini penulis sedang menjalani residensi Ilmu Bedah di Universitas Padjadjaran.

Mengapa Patah Tulang Panggul Bisa Mengancam Nyawa?

Ketika mendengar istilah patah tulang, kebanyakan orang mungkin langsung membayangkan lengan atau kaki yang dibalut gips. Namun, ada satu jenis patah tulang yang jauh...
dr. Samuel Pola Karta Sembiring
1 min read

Mana Pengobatan yang Lebih Baik Untuk Patah Tulang Panggul?…

Patah tulang panggul (pelvic fracture) merupakan salah satu cedera yang sering dianggap berbahaya dalam dunia medis. Cedera ini terjadi ketika tulang panggul—yang terdiri dari...
dr. Samuel Pola Karta Sembiring
2 min read

Patah Tulang Panggul: Mengapa Berbahaya dan Bagaimana Penanganannya

Patah tulang panggul (pelvis) adalah salah satu cedera yang paling serius dalam dunia medis. Cedera ini bisa terjadi akibat kecelakaan lalu lintas, jatuh dari...
dr. Samuel Pola Karta Sembiring
1 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *