1.Apakah Beta Thalasemia trait itu harus selalu diobati melalui transfusi darah?
2. bukan kah transfusi darah itu hanya di khususkan bagi penderita thalasemia mayor?
3. kapan kah penderita beta thalasemia trait itu membutuhkan transfusi?
4. Lebih bahaya Beta Thalasemia trait atau alpa Thalasemia Trait?
(M)
Jawab:
Selamat malam pak.
Saya akan coba jawab pertanyaan bapak. 🙂
1. Thalasemia beta trait merupakan jenis thalasemia yang ringan sehingga tidak harus selalu mendapat transfusi darah. Namun bukan berarti tidak membutuhkan transfusi darah.
Kapan thalasemia beta trait membutuhkan transfusi darah? Ketika Hb yang terukur dibawah 6.g% (menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia).
2. Ya memang benar pak. Thalasemia mayor memang hampir selalu mendapat transfusi darah. Dan juga harus dibarengi dengan terapi kelasi karena komplikasi dari transfusi darah adalah kelebihan zat besi dalam tubuh. Dengan terapi kelasi risiko akibat kelebihan zat besi ini dapat berkurang.
3. Sudah terjawab di nomor dua ya pak
4. Saya tidak yakin mana yang lebih berbahaya. Manifestasi klinis pada setiap orang dengan penyakit yang sama sering sekali berbeda-beda pak.
Bentuk thalasemia beta paling ringan adalah beta thalasemia trait.
Sedangkan bentuk thalasemia alpha paling ringan adalah Silent Carier thalasemia alpha. Bukan thalasemia alpha trait.
Menurut beberapa referensi thalasemia beta trait hampir tidak menunjukkan gejala pak.
Terima kasih
Semoga bermanfaat.
Samuel Pola Karta Sembiring
http://www.morphostlab.com
twitter: @morphostlab
klik disini untuk ajukan konsultasi.