dr. Samuel Pola Karta Sembiring Dokter umum lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Menyelesaikan studi pendidikan dokter pada tahun 2015. Tertarik dengan ilmu kedokteran dan bidang IT. Pernah mengabdi di RSUD Arga Makmur Bengkulu Utara dan bekerja di RSU Martha Friska Medan. Saat ini penulis sedang menjalani residensi Ilmu Bedah di Universitas Padjadjaran.

Konsultasi#216: Adik Saya Menderita Anemia Aplastik. Adakah Pantangan Makanan Baginya?

58 sec read

adik saya berumur 18 tahun di duga ada penyakit anemia aplastik. dan memang beberapa terakhir ini hemoglobin adik saya turun,ketika hemogloin turun trombosit naik,,tapi jika hemoglobin naik trombositnya yang turun.apa naik turun hemoglobin dan trombosit ada hubungannya dengan anemia aplastik? ada tidak makanan yang di tidak dianjurkan untuk peyakit ini, dan makanan apa saja yang dianjurkan, karena adik saya juga pernah ada radang di empedu.
(VA)

Jawab:
Selamat malam VA.

Apakah adik kamu sudah dibawa ke dokter? Lalu apa diagnosis dokternya? Apakah memang anemia aplastik?

Penyakit ini sebenarnya termasuk salah satu penyakit yang berbahaya dimana terjadi depresi pada sumsum tulang. Dan menurut definisinya sendiri penjelasan kamu sepertinya kurang sesuai dengan anemia aplastik.

Pada anemia aplastik didapati kadar sel darah merah (eritrosit), sel darah putih dan trombosit yang rendah atau dibawah rata-rata seharusnya. KadarhHemoglobin sendiri biasanya sudah mewakili kadar sel darah merah secara tidak langsung. Dengan kata lain pada anemia aplastik jarang sekali didapati hemoglobin ataupun trombosit yang meninggi apalagi naik turun secara bergantian. Kalaupun itu terjadi kemungkinan besar akibat efek obat yang dikonsumsinya.

Pantangan makanan sendiri saya rasa tidak ada. Tapi adik kamu harus menghindari beberapa obat yang dapat memicu keluhan anemia aplastik ini seperti Azathioprine, Karbamazepine, Inhibitor carbonic anhydrase, Kloramfenikol, Ethosuksimide, Indomethasin, Imunoglobulin limfosit, Penisilamine, Probenesid, Quinacrine, Obat-obat sulfonamide, Sulfonilurea, Obat-obat thiazide, dan Trimethadione.

Perbanyak makan sayuran. Sebab dalam sayuran selain kaya akan gizi juga kaya akan vitamin K. Perbanyak juga minum susu atau makanan bergizi lainnya untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan kesehatannya juga. Sebab pada anemia aplastik rentan sekali terjadi infeksi.

Terima kasih
Semoga bermanfaat
Samuel Pola Karta Sembiring
http://www.morphostlab.com
twitter: @morphostlab
klik disini untuk ajukan konsultasi.

dr. Samuel Pola Karta Sembiring Dokter umum lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Menyelesaikan studi pendidikan dokter pada tahun 2015. Tertarik dengan ilmu kedokteran dan bidang IT. Pernah mengabdi di RSUD Arga Makmur Bengkulu Utara dan bekerja di RSU Martha Friska Medan. Saat ini penulis sedang menjalani residensi Ilmu Bedah di Universitas Padjadjaran.

Mengapa Patah Tulang Panggul Bisa Mengancam Nyawa?

Ketika mendengar istilah patah tulang, kebanyakan orang mungkin langsung membayangkan lengan atau kaki yang dibalut gips. Namun, ada satu jenis patah tulang yang jauh...
dr. Samuel Pola Karta Sembiring
1 min read

Mana Pengobatan yang Lebih Baik Untuk Patah Tulang Panggul?…

Patah tulang panggul (pelvic fracture) merupakan salah satu cedera yang sering dianggap berbahaya dalam dunia medis. Cedera ini terjadi ketika tulang panggul—yang terdiri dari...
dr. Samuel Pola Karta Sembiring
2 min read

Patah Tulang Panggul: Mengapa Berbahaya dan Bagaimana Penanganannya

Patah tulang panggul (pelvis) adalah salah satu cedera yang paling serius dalam dunia medis. Cedera ini bisa terjadi akibat kecelakaan lalu lintas, jatuh dari...
dr. Samuel Pola Karta Sembiring
1 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *