dr. Samuel Pola Karta Sembiring Dokter umum lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Menyelesaikan studi pendidikan dokter pada tahun 2015. Tertarik dengan ilmu kedokteran dan bidang IT. Pernah mengabdi di RSUD Arga Makmur Bengkulu Utara dan bekerja di RSU Martha Friska Medan. Saat ini penulis sedang menjalani residensi Ilmu Bedah di Universitas Padjadjaran.

Konsultasi164: Saya Penderita Thalasemia Ringan. Perlukah dilakukan analisis DNA?

46 sec read

yang mau saya tanyakan saya telah melakukan cek analisa HB kesan yang saya terima hasil tidak sesuai dengan pembawa sifat thalasemia beta namun kemungkinan pembawa sifat thalasemia alfa jenis ringan belum dapat disingkirkan, apa maksudnya?dan disarankan analisa DNA perlukah itu?


(P)

Jawab:
Selamat pagi,
Thalasemia sebenarnya ada dua tipe, yaitu tipe alfa dan tipe beta. Disebut tipe alfa jika terjadi gangguan pembentukan atau kekurangan protein alfa. sedangkan tipe beta akibat kurangnya protein beta.

Kedua protein ini sebenarnya sangat dibutuhkan untuk pembentukan hemoglobin nantinya.

Berdasar keluhan yang anda ceritakan, mungkin saya langsung alihkan ke thalasemia tipe alfa. Untuk yang tipe alfa sebenarnya ada 4 tingkatan, yaitu: silent, ringan, menengah dan berat.

Gambaran protein alfa yang normal seperti ini: aa/aa

Jika silent, maka ada satu proteinnya yang kurang: a-/aa atau aa/a-
jika ringan ada dua yang hilang: aa/– atau a-/a-
jika menengah ada tiga yang hilang: a-/– atau –/a-
jika berat ada empat yang hilang: –/– (semuanya hilang)

Menurut deskripsi anda, tampaknya kemungkinan besar anda pembawa carrier silent atau ringan. Disebut silent jika anda tidak punya gejala apapun.

Nah, analisa DNA bisa dilakukan untuk diagnosis prenatal (pada janin) ataupun penelitian.

Terima kasih.
Semoga bermanfaat.
Samuel Pola Karta Sembiring
http://www.doktersam.id
twitter: @samuelpolakarta
klik disini untuk ajukan konsultasi.

dr. Samuel Pola Karta Sembiring Dokter umum lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Menyelesaikan studi pendidikan dokter pada tahun 2015. Tertarik dengan ilmu kedokteran dan bidang IT. Pernah mengabdi di RSUD Arga Makmur Bengkulu Utara dan bekerja di RSU Martha Friska Medan. Saat ini penulis sedang menjalani residensi Ilmu Bedah di Universitas Padjadjaran.

Mengapa Patah Tulang Panggul Bisa Mengancam Nyawa?

Ketika mendengar istilah patah tulang, kebanyakan orang mungkin langsung membayangkan lengan atau kaki yang dibalut gips. Namun, ada satu jenis patah tulang yang jauh...
dr. Samuel Pola Karta Sembiring
1 min read

Mana Pengobatan yang Lebih Baik Untuk Patah Tulang Panggul?…

Patah tulang panggul (pelvic fracture) merupakan salah satu cedera yang sering dianggap berbahaya dalam dunia medis. Cedera ini terjadi ketika tulang panggul—yang terdiri dari...
dr. Samuel Pola Karta Sembiring
2 min read

Patah Tulang Panggul: Mengapa Berbahaya dan Bagaimana Penanganannya

Patah tulang panggul (pelvis) adalah salah satu cedera yang paling serius dalam dunia medis. Cedera ini bisa terjadi akibat kecelakaan lalu lintas, jatuh dari...
dr. Samuel Pola Karta Sembiring
1 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *