dr. Samuel Pola Karta Sembiring Dokter umum lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Menyelesaikan studi pendidikan dokter pada tahun 2015. Tertarik dengan ilmu kedokteran dan bidang IT. Pernah mengabdi di RSUD Arga Makmur Bengkulu Utara dan bekerja di RSU Martha Friska Medan. Saat ini penulis bertugas tetap di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung sebagai dokter umum.

Sembelit Saat Hamil Muda. Kok Bisa?

1 min read

Keluhan sembelit memang cukup tidak mengenakkan. Ini menimbulkan rasa tidak nyaman. Ada rasa tidak lampias ketika buang air besar. Hampir setiap orang pasti pernah mengalami ini. Tidak terkecuali ibu hamil.

Mengapa ibu hamil bisa mengalami sembelit? Nah, ini yang akan kita bahas disini. Perlu anda ketahui bahwa sembelit atau konstipasi merupakan hal yang lazim terjadi pada ibu-ibu hamil muda. Meskipun tidak semua ibu hamil yang mengalaminya. Dan tidak tertutup kemungkinan, ibu hamil tua juga bisa mengalaminya.

Jika anda adalah ibu hamil dengan usia kandungan yang masih muda dan mengeluh sembelit, tidak perlu khawatir. Anda tidak sendiri. Dan ada langkah-langkah yang bisa anda terapkan untuk mengatasi keluhan tersebut. Anda cukup ikuti langkah-langkah yang akan dijelaskan dalam artikel ini.

Tanda-tanda yang umumnya dirasakan antara lain

  • Kurangnya frekuensi BAB. Biasanya frekuensinya kurang dari tiga kali dalam seminggu.
  • Kotoran yang keluar hanya sedikit
  • Feses kering dan keras saat akan keluar. Jika ini terjadi, kemungkinan penyebabnya adalah kurangnya cairan atau kurang asupan serat.
  • BAB tidak lampias

Apa penyebabnya?

Peningkatan hormon progesteron selama kehamilan menyebabkan relaksasi otot-otot tubuh. Termasuk otot polos usus. Kemudian, usus bergerak lebih lambat, yang menyebabkan pencernaan juga melambat dan terjadilah sembelit.

Penyebab sembelit lainnya bisa juga dikarenakan kurangnya asupan cairan serta kurang konsumsi serat. Untuk itu perlu diketahui terlebih dahulu apa penyebab sembelit yang dialami bumil agar kita tahu cara tepat mengatasinya.

Cara Mengatasinya?

Anda tidak perlu khawatir. Karena ada cara untuk mengatasi keluhan tersebut. Antara lain:

  • Mengonsumsi makanan serat tinggi. Misalnya sayur. Orang yang tidak suka makan sayur biasanya sering mengalami konstipasi.
  • Minum air putih sebanyak mungkin
  • Menggunakan obat pencahar. Ini adalah cara terakhir. Konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum mengonsumsi obat pencahar.

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Untuk itu lakukan hal-hal berikut supaya ibu hamil tidak mudah sembelit. Apa saja kah itu?

  • Olahraga rutin
  • Tidak menahan BAB. Jika ada keinginan BAB, segera BAB. Tidak boleh ditunda
  • Mengganti vitamin kehamilan

Loh? Mengapa vitamin kehamilan harus diganti?

Untuk masalah ini, sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan.

Umumnya vitamin yang mengandung zat besi cenderung sering mengakibatkan gangguan pencernaan, sehingga perlu dipertimbangkan alternatifnya (jika memungkinkan).

Jika ibu hamil dalam kondisi membutuhan gizi zat besi sehingga vitamin tidak bisa diganti, maka cukup lakukan langkah-langkah yang telah dipaparkan di atas.

dr. Samuel Pola Karta Sembiring Dokter umum lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Menyelesaikan studi pendidikan dokter pada tahun 2015. Tertarik dengan ilmu kedokteran dan bidang IT. Pernah mengabdi di RSUD Arga Makmur Bengkulu Utara dan bekerja di RSU Martha Friska Medan. Saat ini penulis bertugas tetap di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung sebagai dokter umum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Spam Protection by WP-SpamFree

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.